Senin, 25 September 2017

Sejarah Kartu Kuning dan Kartu Merah

AGEN RESMI MAXBET, AGEN RESMI MAXBET INDONESIA, AGEN MAXBET TERPERCAYA, AGEN MAXBET TERBAIK


  Agen Resmi Maxbet Terbaik Di Indonesia Sebagai penggemar sepak bola tentunya kita pasti sudah tau istilah Kartu Kuning dan Kartu Merah sebuah pertandingan sepak bola. Namun taukah anda bagaimana kedua kartu ini lahir dan tercipta? namun sebelum itu kami akan sedikit menjelaskan penggunaan kedua kartu tersebut.



Kartu kuning dan kartu merah merupakan sebuah hukuman yang diberikan oleh wasit kepada pemain yang melakukan pelanggaran. Jika seorang pemain sudah mendapatkan kartu kuning berarti pemain tersebut harus berhati-hati karena apabila pemain tersebut mendapatkan satu kali lagi kartu kuning, dia akan mendapatkan kartu merah yang berarti dia harus keluar meninggalkan lapangan.

Saat ini kartu kuning dan kartu merah bisa diartikan menjadi alat komunikasi antara wasit dengan pemain sepak bola dikarenakan dalam suatu ajang besar seperti Piala Dunia, banyak negara yang berbeda bahasa ikut andil dalam turnamen terbesar di jagat ini, otomatis tidak semua orang saling mengerti bahasa dari masing-masing negara.

Pada Piala Dunia tahun 1966 saat tuan rumah Inggris bertemu dengan Argentina pada perfempat final di Stadium Wembley yang dipimpin oleh wasit asal Jerman yakni Rudolf Kreitlein. Terjadi pelanggaran keras yang dilakukan oleh kapten timnas Argentina Antonio Rattin sehingga dia diusir oleh wasit Kreitlein. Namun, Dia pun tak segera meninggalkan lapangan karena Rattin sama sekali tidak mengerti apa maksud dari wasit yang berbahasa Jerman itu.

Ken Aston yang sedang bertugas ikut masuk kedalam lapangan, Aston yang sedikit mengerti bahasa Spanyol mencoba menjelaskan kepada Antonio Rattin dan membujuknya agak keluar dari lapangan seperti yang dimaksud dari wasit Kreitlein yang hanya bisa berbahasa Jerman dan Inggris kesulitan menjelaskan dalam bahasa Spanyol.


AGEN RESMI MAXBET, AGEN RESMI MAXBET INDONESIA, AGEN MAXBET TERPERCAYA, AGEN MAXBET TERBAIK



 Agen Resmi Maxbet Terbaik Di Indonesia, DEWAJUDI388.COM Setelah kejadian ini, Ken Aston kemudian mulai berpikir bagaimana caranya agar komunikasi antara wasit dengan pemain dan penonton mudah dimengerti. Dengan demikian, wasit tak perlu harus membuat penjelasan dengan bahasa yang mungkin tak diketahui pemain.

Suatu hari saat Ken Aston sedang berhenti di perempatan jalan Kensington, Inggris. Dia melihat lampu lalu lintas dan muncul ide warna tersebut. Sesampainya di rumah, Aston menceritakan dilema yang dialami kepada Hilda istrinya, tiba-tiba istrinya pergi ke ruangan lain dan selang beberapa menit istrinya kembali lalu menggunting 2 kertas berwarna kuning dan merah seukuran kantong di baju Aston dan diserahkan kepada Aston.

Ken Aston mengajukan penggunaan warna sesuai lampu lalu lintas yakni Kuning untuk berhati-hari dan Merah untuk berhenti sehingga bahasa bukan menjadi penghalang ketika pertandingan sedang berlangsung dan pemain pun mengetahui secara jelas apakah diberi peringatan atau dikeluarkan dari pertandingan.

Ide tersebut diterima oleh FIFA, Kartu kuning dan merah perdana mulai diberlakukan pada saat Piala Dunia 1970 di Meksiko. Sayangnya, sepanjang Piala Dunia 1970 tak satu pun pemain yang terkena kartu merah. Hanya kartu kuning yang sempat dikeluarkan sehingga kartu merah tak bisa dikeluarkan pada Piala Dunia 1970.

Pada tahun 1981 dan 1987, penggunakan kartu kuning dan kartu merah sempat diberhentikan karena wasit yang mengatur pertandingan terlalu mudah mengeluarkan kartu sampai diprotes oleh pemain dan pihak negara tersebut.

 Meskipun ide tersebut datang dari Ken Aston yang merupakan wasit dari Inggris namun hal tersebut belum diterapkan di negaranya sendiri sampai pada tahun 1976 baru mulai diberlakukan di kompetisi sepak bola Inggris sampai dengan sekarang.



DEWAJUDI388.COM


www.dewajudi388.com


AGEN RESMI MAXBET, AGEN RESMI MAXBET INDONESIA, AGEN MAXBET TERPERCAYA, AGEN MAXBET TERBAIK